MULTIMEDIA
Definisi
Multimedia adalah perwujudan sekumpulan atau berbagai media yang membawakan pesan sangat agresif dari pelontarnya untuk disampaikan kepada khalayak sasaran.
Manfaat Multimedia dalam Pembelajaran
1. Secara umum manfaat yang dapat diperoleh adalah proses pembelajaran lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan dan prises belajar mengajar dapat dilakukan di mana dan kapan saja, serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan.
Manfaat di atas akan diperoleh mengingat terdapat keunggulan dari sebuah multimedia pembelajaran, yaitu:
Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata, seperti kuman, bakteri, elektron dll.
Manfaat di atas akan diperoleh mengingat terdapat keunggulan dari sebuah multimedia pembelajaran, yaitu:
Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata, seperti kuman, bakteri, elektron dll.
2. Memperkecil benda yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan ke sekolah, seperti gajah, rumah, gunung, dll.
3. Menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks, rumit dan berlangsung cepat atau lambat, seperti sistem tubuh manusia, bekerjanya suatu mesin, beredarnya planet Mars, berkembangnya bunga dll.
4. Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh, seperti bulan, bintang, salju, dll.
5. Menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya, seperti letusan gunung berapi, harimau, racun, dll.
6. Meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa.
Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.
Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsupsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan sens rialistis.
Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input penditeksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Pada komputer penerima harus tersedia perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromon-feromor bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma.
Pemanfaatan multimedia sebagai media informasi perlu di dukung antara lain :
A. Secara internal:
1) Perusahaan atau lembaga membutuhkan media informasi
yang dapat menjangkau sasaran secara luas dan sekaligus dapat meningkatkan citra usaha secara efektif.
yang dapat menjangkau sasaran secara luas dan sekaligus dapat meningkatkan citra usaha secara efektif.
2) Perusahaan atau lembaga tersebut menyadari bahwa pesan yang akan disampaikan harus disusun secara rinci
dan sistematik, sesuai dengan visi, misi, maksud dan tujuannya yaitu antara lain :
a. Informasi usaha/ program, gagasan, produk, jasa atau perusahaan/ lembaga, aga masyarakat lebih merasa ‘dekat’ dengan institusi tersebut
b. Publikasi mengenai suatu pemikiran atau informasi strategis untuk disampaikan kepada masyarakat, untuk
mengajak partisipasi masyarakat terhadap pemikiran tersebut
c. Promosi atau kampanye dari suatu produk/ jasa/ gagasan dari perusahaan atau lembaga, agar masyarakat dapat
dengan mudah mengaksesnya. (tahu, mau dan mampu mengambil keputusan positif)
d. Peningkatan citra atau image dari perusahaan atau lembaga untuk menjaga kredibilitas dan bonafiditasnya.
dan sistematik, sesuai dengan visi, misi, maksud dan tujuannya yaitu antara lain :
a. Informasi usaha/ program, gagasan, produk, jasa atau perusahaan/ lembaga, aga masyarakat lebih merasa ‘dekat’ dengan institusi tersebut
b. Publikasi mengenai suatu pemikiran atau informasi strategis untuk disampaikan kepada masyarakat, untuk
mengajak partisipasi masyarakat terhadap pemikiran tersebut
c. Promosi atau kampanye dari suatu produk/ jasa/ gagasan dari perusahaan atau lembaga, agar masyarakat dapat
dengan mudah mengaksesnya. (tahu, mau dan mampu mengambil keputusan positif)
d. Peningkatan citra atau image dari perusahaan atau lembaga untuk menjaga kredibilitas dan bonafiditasnya.
3) Perusahaan atau lembaga tersebut telah mengetahui bahwa minimal ada 3 hal yang sangat menentukan ke
berhasilan perancangan multimedia yaitu:
berhasilan perancangan multimedia yaitu:
a. Kehandalan sistem elektronika dan informatika, sehingga keberlangsungan program multimedia dapat dijalankan
secara kontinyu, apakah dalam proses pembuatannya, proses ‘up dating’, pentayangan, revisi, jaringan internal(LocalAreaNetwork) atau jaringan eksternal/ Internet (jaringan
luar dengan memiliki private provider/ portal sendiri atau bergabung dengan provider lainnya.
secara kontinyu, apakah dalam proses pembuatannya, proses ‘up dating’, pentayangan, revisi, jaringan internal(LocalAreaNetwork) atau jaringan eksternal/ Internet (jaringan
luar dengan memiliki private provider/ portal sendiri atau bergabung dengan provider lainnya.
b. Kehandalan data base dari seluruh divisi sehingga di dalam pemanfaatannya secara internal, merupakan informasi untuk pengembangan diri secara sinergi dan terpadu. LAN (local area network) system dengan penampilan grafis yang menampilkan kenyamanan dan kemudahan, merupakan pemicu ketertiban (efisiensi) dan pemacu keunggulan (efektifitas) serta produktivitas kinerja seluruh staf.
c. Keistimewaan dan kreativitas tampilan dapat menumbuhkan rasa memiliki dan loyalitas (dedikasi) dari seluruh staf, karena mereka dengan mudah dan penuh kenyamanan mendapatkan data serta informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan tertentu.
d. Selain itu keakuratan dan keunggulan olah grafis dapat menumbuhkan percaya diri dalam mengembangkan keputusan disetiap divisi/ bagian, serta dapat
berkoordinasi untuk penyelarasan pendapat. Olah elemen grafis secara optimal dapat memberikan dorongan
psikologis yang sangat besar baik untuk masyarakat internal maupun eksternal. Adanya multimedia untuk jaringan lokal menumbuhkan efisiensi dan efektifitas usaha, karena kecepatan akses untuk mendapatkan data akan semakin mudah dan tanpa birokrasi yang berlebihan
berkoordinasi untuk penyelarasan pendapat. Olah elemen grafis secara optimal dapat memberikan dorongan
psikologis yang sangat besar baik untuk masyarakat internal maupun eksternal. Adanya multimedia untuk jaringan lokal menumbuhkan efisiensi dan efektifitas usaha, karena kecepatan akses untuk mendapatkan data akan semakin mudah dan tanpa birokrasi yang berlebihan
B. Secara Ekstenal :
a) Perusahaan atau lembaga tersebut sangat menyadari pentingnya media informasi dengan jangkauan skala nasional dan internasional, sehingga memerlukan penanganan dan dana cukup untuk hal tersebut.
b) Perusahaan atau lembaga sangat menyadari dampak yang ditimbulkan dari multi media antara lain :
a. Program media melalui CD-Rom
b. Program media melalui jaringan internal
c. program media melalui provider
(websites/homepage)
ketiganya memiliki dampak kepercayaan, peluang dll.
a. Program media melalui CD-Rom
b. Program media melalui jaringan internal
c. program media melalui provider
(websites/homepage)
ketiganya memiliki dampak kepercayaan, peluang dll.
c) Perusahaan menyadari bahwa saat ini kita memiliki peluang dan kesempatan yang sama dengan perusahaan asing
/ domestik lainnya, karena kehandalan teknologi dalam akses langsung sasarannya.
/ domestik lainnya, karena kehandalan teknologi dalam akses langsung sasarannya.
CONTOH MULTIMEDIA :





Tidak ada komentar:
Posting Komentar